four × 3 =

18 − one =

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Author: Tony Sitania

Banyak sekali cara atau tips berhemat yang dengan mudahnya bisa kita temukan di internet, hanya dengan sekali klik. Contohnya banyak, seperti mencari tiket promo, melihat situs komunitas pejalan, atau mengikuti open trip. Dan lain sebagainya, seterusnya. Tapi bagaimana jika kamu sudah berada di tempat tujuan, dan ingin (lagi-lagi) meminimalkan pengeluaranmu?

Berikut caranya.

1. Check Your Wallet.

Manfaatkan dengan maksimal kartu kreditmu, seengaknya gak cuma membebani tagihan bulanannmu. Foto: varia.id

Manfaatkan dengan maksimal kartu kreditmu, seengaknya gak cuma membebani tagihan bulanannmu. Foto: varia.id

Tengok dompetmu. Ada kartu debit/kredit/club member di situ? Jika iya, gunakan di tempat yang telah ditentukan oleh pihak penerbit kartu untuk mendapatkan potongan harga di hotel, lounge, pusat kerajinan, atau objek wisata destinasi yang kamu tuju. Ada salah satu maskapai terkenal di negeri ini yang memberikan potongan harga di tempat-tempat tertentu, dengan bermodalkan boarding pass yang telah kita gunakan. Walaupun waktunya ditentukan sekian hari setelah tanggal keberangkatan, ini lumayan banget buat kamu yang ingin nongkrong di coffeeshop, atau membeli oleh-oleh, dengan harga lebih rendah dari semestinya.

2. Speak Up.

Ketrampilan berkomunikasi menjadi sangat penting ketika kamu sedang traveling. Entah membujuk dengan memelaskan wajah, merayu dengan iming-iming senyum terbaik, atau memancing pembicaraan terlebih dahulu, agar orang baru yang ditemui pun bisa ikut tercairkan suasana hatinya.
Mau contoh?
Penulis akhir Januari lalu ingin bepergian ke Bunaken dan Siladen, namun ternyata harga yang harus dibayar untuk menyeberang dari pusat kota ke sana termasuk mahal untuk konsep backpacking. Akhirnya, ada seorang pegawai dari sebuah resort di Bunaken, yang dijumpai. Setelah ngobrol sesaat, dia akhirnya menawarkan tumpangan speedboat dengan harga sangat miring. Belum cukup sampai di situ, ia bahkan menyediakan rumahnya untuk kita tinggali, dan motor yang ia pinjamkan untuk berkeliling pulau. Wow! Sampai detik ini, penulis masih melakukan kontak dan dipersilakan lagi untuk me’repot’kannya jika nanti akan bertandang ke Bunaken.
Kuncinya satu, advance communication, and fortunes will follow. Nggak ada tempat untuk orang pendiam dan pasif.

Angga, sang motoris baik hati. Thank him!Lokasi : Bunaken, Manado.Foto: Tony Sitania.

Angga, sang motoris baik hati. Thank him!
Lokasi : Bunaken, Manado
Foto: Tony Sitania.

3. Be a local. Not a tourist.

Setelah saya berjoget di keriuhan ini, saya bisa membeli sepasang sendal kulit dengan harga termurah yang pernah saya dapat. Tak disangka, penjualnya ternyata adalah bapak berkaus hijau yang ada di dalam foto. Pasangan joget saya. Lokasi : Malioboro. Foto : Tony Sitania.

Setelah saya berjoget di keriuhan ini, saya bisa membeli sepasang sendal kulit dengan harga termurah yang pernah saya dapat. Tak disangka, penjualnya ternyata adalah bapak berkaus hijau yang ada di dalam foto. Pasangan joget saya.
Lokasi : Malioboro. Foto : Tony Sitania.

Singkirkan dulu smartphone, kamera, peta, dan urban wardrobe lainnya. Penduduk lokal akan jauh lebih menghargai dan mendengarkan, jika kita berada di level yang sejajar dengan mereka. Kebiasaan pamer dengan mengeluarkan gawai canggih, justru akan memperlebar jarak kesenjangan, serta multiefek. Kamu akan dicap sebagai orang kaya dan mempunyai banyak uang, dan tidak akan pernah mendapatkan barang/jasa dengan harga yang bisa ditawar. Bagaimana caranya? Salah satu yang bisa dicoba adalah ikut serta meramaikan suasana dalam acara tuan rumah. Paling tidak, ini adalah semacam sinyal, bahwa kamu bisa melebur dengan kebudayaan setempat.

4. The More, The Merrier.

Bersama dengan teman-teman yang baru dikenal,dengan domisili berbeda, saat akan bersama-sama ke Kepulauan Derawan. Foto : Tony Sitania.

Bersama dengan teman-teman yang baru dikenal,dengan domisili berbeda, saat akan bersama-sama ke Kepulauan Derawan. Foto : Tony Sitania.

Gunakan fasilitas media sosial. Gunakan tagar khusus seperti #temanjalan, #travelmate di twitter atau instagram . Cari calon teman jalan yang mempunyai tujuan lebih kurang sama dengan rencana perjalananmu. Lebih bagus lagi, jika tempatnya tinggal berada tidak jauh dari tempatmu. Ini bisa berujung dengan ketemuan, atur rencana perjalanan, dan harga transportasi-makanan-penginapan yang bisa dibagi rata. Hemat, bukan? Tapi perlu diingat, kamu harus pastikan terlebih dahulu baik-baik, siapa nantinya yang akan menjadi teman jalan. Jangan hanya karena ingin hemat, kita mengacuhkan keselamatan dan tidak berusaha untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan.

5. Free Is A Must

Semua yang asyik-asyik dan meyenangkan pasti ada stempel ini. Foto: panduanvalas.com

Semua yang asyik-asyik dan meyenangkan pasti ada stempel ini. Foto: panduanvalas.com

Jangan tolak sesuatu yang gratis. Jika belum menemukan hotel yang murah, carilah tempat ibadah terdekat, istirahatlah di situ. Manfaatkan tester produk makanan pada sebuah expo atau pameran, dan cobalah setangkup dua tangkup, apalagi jika dalam keadaan lapar. Simpanlah nasi atau kue dalam kotak kemasan yang diberikan cuma-cuma oleh maskapai penerbangan, untuk dimakan pada saat menunggu jemputan atau transfer flight di airport. Tumpangan bebas biaya shuttle bus juga jangan sampai terlewatkan jika sudah lelah berjalan. Kalau ada yang gratis, kenapa harus bayar?

Selesai? Belum. Ada satu tambahan, namanya…

6. Out Of The Box!

Terima kasih yang tak terhingga, Has Been. Foto: Tony Sitania

Terima kasih yang tak terhingga, Has Been. Foto: Tony Sitania

Buang semua saran di atas, jika kamu berani untuk melakukan sesuatu yang baru. Pikirkan hal terliar yang kamu impikan. Buang jauh semua gengsi. Pikirkan bahwa tiada seorangpun mengenalmu. Bahwa biaya bukan penghambat untuk melangkahkan kakimu lebih jauh. Ada seorang kawan traveler yang rela menjadi kuli angkut dadakan di sebuah kapal, agar bisa berkeliling dari satu pulau ke pulau lain di Kepulauan Raja Ampat. Ada juga yang hanya bermodal gitar dan mengamen, dengan mudahnya keliling Pulau Jawa. Semuanya dilakukan bahkan tanpa ada tips dan trik hemat. Semuanya tergantung niat.

“A man is rich in proportion to the number of things he can afford leave alone” – Thoreau

[]
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
The following two tabs change content below.
Tony Sitania
Aries, Sanguinis, doyan Yoga. Namaste!

Comments

comments