18 + 14 =

fifteen + one =

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Preview Pusamania Borneo FC v Bali United

Author: Ridhotya Warman

 

Duel seru akan terjadi di Stadion Segiri Samarinda, Rabu malam (27/5) ini. Adalah tim kebangaan warga kota tepian Pusamania Borneo FC akan menjamu tim sesama peserta kompetisi tertinggi di Indonesia yang berasal dari Pulau Dewata, Bali United.

Laga ini sendiri tentunya akan sangat menarik bagi masyarakat Samarinda. Seperti yang diketahui sebelum bermarkas di Bali, Bali United adalah tim yang dulunya berasal dari kota Samarinda yaitu Putra Samarinda. Dan setelah dijual ke pengusaha Yabes Tanuri, Putra Samarinda pun bertransformasi menjadi Bali United.

Di sisi tuan rumah, absennya tiga pilar asing PBFC, Martin Kovachev, Erick Weeks, dan Srdjan Lopicic memaksa sang juru taktik Arcan Iurie memutar otaknya untuk memaksimalkan stok pemain lokal yang tersedia. Tugas yang diemban pelatih asing yang berasal dari Moldova tentunya tak akan mudah dikarenakan di dua pertandingan awal Indonesia Super League 2015. Peran vital Erick Weeks dan Srdjan Lopicic di lini tengah sangat terasa penting dalam skema permainan tim Pesut Etam. Terbukti di dua pertandingan tersebut Erick Weeks dan Srdjan Lopicic saling bergantian menyarangkan gol ke gawang lawan.

Kemampuan Terens Puhiri akan sangat diandalkan menyusul absennya 3 pemain asing PBFC. Foto: PBFC

Kemampuan Terens Puhiri akan sangat diandalkan menyusul absennya 3 pemain asing PBFC. Foto: PBFC

Lini penyerangan PBFC sendiri selama ini memang belum menunjukan ketajaman di depan gawang, Saktiawan Sinaga ataupun Febri Setiadi Hamzah tentunya akan sangat berhasrat untuk membuktikan kapasitas mereka sebagai predator di hadapan masyarakat kota Tepian.

Sementara itu, Bali United juga akan mengandalkan kekuatan pemain lokal di pertandingan malam ini. Dari daftar pemain yang dibawa oleh pelatih Indra Sjafrie ke Samarinda, semuanya merupakan pemain lokal. Yang menarik perhatian tentunya moment “kembalinya” para mantan punggawa PON Kaltim di Riau, yaitu Wahyu Kristanto, Sandi Darma Sutte, Loudry Setiawan, Bayu Gatra, dan Lebry Eliandry. Para pecinta sepakbola kota Tepian tentunya masih ingat bagaimana cara permainan para pemain tersebut. Belum lagi masih ada dua punggawa Persisam U-23 tahun 2008, Sultan Samma dan Fadil Sausu.

Bayu Gatra dan Lerby Eliandry memang harus menjadi pemain yang dijaga dengan ketat oleh pemain bertahan Pusamania Borneo FC, kemampuan Bayu Gatra menyisir sisi kanan penyerangan Bali United sangat berbahaya. Juga dengan sang “local boy” Lerby Eliandry, tiga gol yang ia lesatkan di dua pertandingan awal ISL 2015 membuktikan bahwa pemain jangkung ini memang pantas menjadi ujung tombak tunggal Bali United.

Meski tak mematok target menang, Indra Sjafrie dan anak buahnya tentu akan sangat ingin untuk memberikan perlawan sengit di pertandingan ini. Sementara tim Pusamania Borneo pasti tak ingin mengecewakan publik sepakbola kota Samarinda yang sudah lama menantikan pentandingan sepakbola berkelas di Stadion Segiri Samarinda.

[]

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Comments

comments