sixteen + seventeen =

seventeen + 2 =

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Saatnya Barista Lokal Bicara!

Author: Tony Sitania

Bau kopi menyeruak dimana-mana ketika memasuki area 2nd Floor, di lantai atas minimarket terkenal di kawasan Sempaja, Minggu (25/5) malam. Kegiatan Manual Brewing Barista Throw Down, tengah digelar. Event perdana ini diikuti oleh 12 barista yang mewakili beberapa gerai coffee shop di kota Samarinda, maupun perorangan. Mereka datang untuk untuk saling menjajal kemampuan menyampaikan informasi, beradu pengetahuan dan tentu saja meracik kopi di depan para juri dan penonton.

Barista yang mewakili Kedai Kopi Nusantara. Foto: Tony sitania.

Barista yang mewakili Kedai Kopi Nusantara. Foto: Tony sitania.

Acara sebenarnya dimulai pada pukul 4 sore. Satu persatu barista memperkenalkan diri, menyebut nama kopi dan asal muasalnya. Kemudian tidak lebih dari waktu yang telah ditentukan, tiga cangkir kopi yang didominasi oleh jenis Malabar siap untuk dihidangkan untuk masing-masing juri.

Cara peserta kontes menyajikan kopi hasil racikannya juga masuk penilaian. Foto; tony Sitania.

Cara peserta kontes menyajikan kopi hasil racikannya juga masuk penilaian. Foto; Tony Sitania.

Sempat rehat sejenak di waktu Maghrib, acara yang digagas oleh Bubuhan Kopi Samarinda ini kembali dilanjutkan. Setelah melalui penilaian yang cukup lama, akhirnya tiga juri yang diketuai oleh Faruk Al-Katiri, dari Sanga Coffee Roaster memilih Rifki, home private barista, sebagai juara pertama Manual Brewing Barista Throw Down.

(Ki-Ka) Juara 3, Juara 2, Juara 1. Foto; Tony sitania.

(Ki-Ka) Juara 3, Juara 2, Juara 1. Foto; Tony sitania.

Ketiga juri sepakat bahwa penilaian yang mereka ukur, selain pengetahuan kopi yang dimiliki oleh masing-masing barista adalah, keterikatan dan kedekatan mereka dengan penikmat kopi dalam satu rangkaian penuh. Yang dimulai dari kepercayaan diri ketika tampil, hingga saat kopi tersaji dan siap untuk dihirup.

Sebagian peserta, panitia, dan juri yang melakukan sesi foto bersama di akhir acara. Foto: Tony Sitania.

Sebagian peserta, panitia, dan juri yang melakukan sesi foto bersama di akhir acara. Foto: Tony Sitania.

Banyak pecinta kopi yang hadir, dan mengharapkan acara ini bisa dimasukkan sebagai agenda rutin. Sang juara pertama, Rifki, ketika diminta pendapatnya oleh Undas.Co pun berkata, bahwa barista tidak harus melulu didominasi oleh orang-orang dari ibukota. Sudah saatnya barista lokal, terutama dari Kalimantan Timur ikut bicara. Words!

[]

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
The following two tabs change content below.
Tony Sitania
Aries, Sanguinis, doyan Yoga. Namaste!

Comments

comments