17 − 12 =

fourteen + eight =

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Ramadan sebentar lagi datang, mengisi waktu menjelang berbuka dan menyemarakkan malam sudah jadi kegiatan yang seakan tak boleh ditinggalkan. Beragam kegiatan yang hanya muncul di bulan puasa sering membuat kangen. Yang punya kegiatan sifatnya mencari amalan memang seharusnya dikerjakan demi mengejar bulan yang penuh rahmat. Yang mengisinya dengan kegiatan yang penuh euforia patut memperhatikan risikonya. Berikut Undas.Co mengukur skala risiko bahaya dari permainan yang hanya muncul di bulan puasa:

1. Laduman Bambu

Foto: metrotvnews.com

Proto Clash Of Clans? Foto: metrotvnews.com

Pernah lihat bentuk meriam zaman perang dulu? Kira-kira permainan ini terinspirasi dari sana, dengan menggunakan sebatang bambu seukuran betis orang dewasa dengan bagian pangkalnya yang dilubangi kemudian diisi minyak tanah menjadikan permainan ini wajib ada saat Ramadan di Samarinda, dan biasanya dimainkan selepas berbuka puasa, walaupun sekarang tidak banyak lagi ditemui. Cara memainkannya pun tergolong rumit karena hanya anak-anak kisaran usia 15 tahun saja yang dapat memainkannya, walaupun ada banyak anak di bawah usia itu juga mencoba memainkan dengan ukuran bambu yang lebih kecil pula. Bambu yang sudah diisi minyak tanah kemudian disulut dengan api, lalu tutup ujungnya menggunakan sendal jepit dan buka secara tiba-tiba hingga mengeluarkan dentuman.

Danger Meter : 3/5

 2. Bom Karbit

Foto: Kaskus.co.id

Roket dengan risiko jari terbakar? mending Zikir! Foto: Kaskus.co.id

Karbit biasanya digunakan pada pengelasan, tapi di beberapa wilayah pinggiran Samarinda, benda kecil ini juga bisa dijadikan sumber permainan “berbahaya” pengisi bulan Ramadan, cara pembuatannya pun cukup sederhana. Cukup membeli batu karbit seukuran jempol jari orang dewasa di toko bangunan, kemudian cari botol sisa kemasan oli (umumnya yang berbentuk silinder) dan botol bekas larutan panas dalam (biasanya menjadi penutupnya, mungkin karena bentuknya seperti roket, hehehe…), kemudian setelah semua “peralatan perang” itu siap. Tahap pertama yang dilakukan adalah buat lubang sebesar paku pada bagian bawah botol oli bekas, masukan karbit ke dalamnya, teteskan air pada karbit di dalam botol oli, kemudian tutup menggunakan botol bekas larutan, kocok/guncang botol oli sampai terasa menggembung kemudian sulut lubang seukuran paku tadi menggunakan korek, dan botol larutan pun melesat bak roket sembari mengeluarkan suara ledakan.

Danger Meter : 5/5

3. Mercon Sumbu

Foto: Kaskus.co.id

Kecil, tapi sumber masalah besar. Foto: Kaskus.co.id

Siapa di antara kalian yang masa kecilnya pernah memainkan petasan yang satu ini saat Ramadan datang? Meski saat ini keberadaannya sudah tergerus “Mercon Waktu”, yang bentuknya dimodifikasi menyerupai Korek Api Kayu (matches) tidak membuat petasan ini dilupakan. Bahkan petasan ini adalah benda wajib yang dikantongi dalam perjalanan menuju masjid untuk melaksanakan ibadah tarawih. Sebab serangan bisa datang mendadak kapan saja. Ya, serangan yang dimaksud di sini adalah lemparan mercon tiba-tiba secara membabi buta, mungkin karena bentuknya yang seperti dinamit dalam skala 1:100. Tapi jangan remehkan bentuknya yang kecil. Efek yang ditimbulkan petasan ini lumayan bikin pekak telinga, bahkan di beberapa kasus bisa sampai menimbulkan luka bakar serius.

Danger Meter : 5/5

[]

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
The following two tabs change content below.
Dian Ananto Rayenda

Dian Ananto Rayenda

Writer at Undas.Co
LJ. GH. UNDAS.CO. ANTI-. 8042. DGD.

Comments

comments