three × 1 =

5 × four =

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Fierda Kemala Wahab, cewek kelahiran 2 Maret 22 tahun ini sangat menyukai dunia psikologi. Ketertarikannya dengan psikologi karena dinilainya psikologi tak hanya sekedar tentang jiwa, kepribadian dan tingkah laku manusia. Hal itupula yang bikin Fierda yakin menimba ilmu di Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus (Untag) Samarinda.

image

“Psikologi itu seru, awalnya sih aku tertarik sama ilmu kedokteran karena cita-cita emang mau jadi dokter, tapi gak lolos, mungkin memang jalannya nekunin dunia psikologi,” papar gadis penyuka soto itu.

Bicara soal Fierda di masa sekolah, cewek cantik yang gemar dengan warna dominan ungu ini memiliki tingkat kesibukan yang juga padat. Berbagai ajang adu bakat diikutinya. Mulai dari debat bahasa inggris tingkat SMA hingga “Speeling Bee Competition”. Namun hal yang paling diingatnya saat dia ikut audisi announcer radio tingkat SMA se-Kaltim.

“Dulu ada audisi penyiar tingkat SMA yang diadain provider dan salahsatu stasiun radio, aku ditunjuk wakilin sekolah. Nah, dari 130 peserta, aku masuk 10 besar, alhamdulillah dari polling sms aku masuk di 5 besar dan sering jadi MC diberbagai event setelah itu,” tutur Fierda.

image(4)

Saat dipancing pertanyaan soal fenomena selfie dalam sisi psikologi yang merambah anak muda Samarinda belakangan terakhir, Fierda tampak seksama memperhatikan. Maklum, cewek campuran Lampung-Gorontalo ini juga tergolong doyan selfie. Meski demikian, dirinya tak menapik jika fenomena selfie adalah sebuah cara menunjukkan ke-oke-an seseorang.

“Apalagi jika abis selfie lalu di share di medsos itu suatu bentuk cara membutuhkan pengakuan dirinya di dunia maya. Dan biasanya sih orang yang aktif di banyak socmed orangnya pendiam, meski nggak semua,” jawab lulusan SMK Kesatuan 2 Samarinda ini.

image(2)

Lalu gimana soal banjir? cewek mungil ini menerangkan wabah banjir di Kota Tepian, jika dipandang secara psikologi tidak bisa disamakan dengan banjir yang melanda kota-kota besar di Indonesia.

“Secara psikologi, korban banjir perlu mendapat bantuan moral karena potensi stress begitu besar akibat kehilangan semangat dan dihantui cemas dan sebagainya, selain itu pertolongan berupa logistik juga wajib dilakukan jika terjadi banjir besar. Sedangkan banjir di Samarinda ini sudah menjadi kebiasaan sejak jaman dulu, agak rancu memandangnya dari segi psikologi,” jelasnya.

“Tapi secara kasat mata, Samarinda ini tetap punya potensi sebagai kota yang nyaman ditempati. Kotanya bagus dan luas, nggak kalah kok kaya kota-kota lainnya di Jawa sana, asal pemerintahnya serius dan dibantu dengan kesadaran warganya,” pungkas Fierda penuh harap.

[]

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Related Articles

The following two tabs change content below.
Abe Hedly Sundana

Abe Hedly Sundana

Writer at Undas.Co
Lebih banyak bergelut dengan si kulit bundar. Founder mysamarinda.com yang suka mengoleksi sneakers bergaris tiga, penyuka musik melayu nan syahdu. Lidah lebih merekomendasikan sate ayam berbumbu kacang diberi perasan jeruk nipis sebagai makanan favorit. Soal cinta, lebih suka menyerang dibanding diserang. Sepak terjangnya dikenal aktif di ranah suporter klub sepakbola lokal sebagai media officer PBFC.

Comments

comments