two × five =

15 − twelve =

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Author: Kukuh Kurniawan

Manusia adalah makhluk yang enggak pernah puas dalam hal apa pun, termasuk kuliah. Kalau sudah tinggal di daerah yang punya universitas, mau kuliah di daerah dengan universitas yang lebih bagus. Kalau sudah tinggal di kota yang punya universitas bagus, pengin kuliah ke luar negeri. Kalau begini terus yang kasihan adalah orang dari kecil sudah tinggal di negara maju yang punya universitas terbaik di dunia. Mau ke mana lagi mereka?

Untungnya NASA baru-baru ini menemukan air di planet Mars. Jadi walaupun enggak bisa langsung diminum kayak “pyurit” itu, gapapa lah, yang penting bisa pindah aja.

Kami melakukan riset kecil-kecilan yang melibatkan diri sendiri. Hasilnya, ada lima alasan utama kenapa orang meninggalkan kota yang meskipun sampai sekarang belum ada jaringan 4G namun tetap seru dan ngangenin ini, khususnya untuk berkuliah.

Biar bisa ngekos.

Dari dulu banyak banget meme dan tweet yang menggambarkan kehidupan anak kos. Anak kos yang bebas mau ngapain aja, bebas mau belanjain uangnya untuk apa sampai bebas mau mandi dulu sebelum kuliah atau enggak.

bener gak nih bro? foto: kapanlagi.com

bener gak nih bro? foto: kapanlagi.com

Kalau begini ceritanya, semua siswa pasti pengen ngekos juga. Karena dengan ngekos otomatis kita menjadi anak yang lebih mandiri. Kita bisa ngetweet bagaimana rasanya makan mi instan tiap hari dan menjadikan odol sebagai sampo di akhir bulan. Anak yang masih tinggal sama orang tua pasti iri dengan hal-hal begitu. Karena kalau di rumah makan mie tiap hari pasti akan dimarahin mamak.

Biar bisa kuliah di universitas yang punya akreditas tinggi.

#1. foto: uq.edu.au

#1. foto: uq.edu.au

Menurut situs Webometrics (http://www.webometrics.info/en/Asia/indonesia%20). Universitas dengan peringkat dunia tertinggi di Samarinda adalah Universitas Mulawarman dengan urutan ke 7.700 atau peringkat 90 di Indonesia. Buat calon mahasiswa yang pengen kuliah di kampus yang peringkat dunia dan akreditasinya lebih tinggi dari itu, mau enggak mau mereka harus berani kuliah di luar kota. Jadi orang orang ini memang kuliah di luar kota untuk pendidikan. Ya kita doain aja, mudah-mudahan lulusan universitas yang secara peringkat dan akreditasi lebih baik itu bisa berkontribusi untuk membuat kota ini menjadi Kota Tepian yang benar benar teduh, tapi, aman dan nyaman.

Kebetulan keterimanya cuman di situ.

Kebalikan dari orang orang yang punya kemampuan untuk kuliah di perguruan tinggi yang terbaik, orang yang seperti ini adalah orang yang memang keterimanya cuman di situ. Atau bisa juga orang yang waktu seleksi nasional masuk perguruan tinggi pilih universitas sembarangan dan ternyata di hari pengumuman mereka lolos. Enggak bisa diapa-apain sih kalau begini. Tuntutlah ilmu sebaik baiknya, nak.

Biar bisa ketemu artis.

Oke, ini memang alasan yang agak absurd. Tapi bagi sebagian orang, ketemu artis idolanya adalah sesuatu yang bahkan enggak bisa dinilai dengan uang. Teriakan-teriakan di luar kendali sering ditemui di setiap ada artis nasional yang dapat job di kota ini.

mz ipul. foto: liputan6.com

mz ipul. foto: liputan6.com

Di Samarinda sendiri jarang ada artis yang tinggal dalam waktu yang lama di sini. Makanya supaya punya alasan ketemu mereka, orang seperti ini akan merantau supaya punya peluang yang lebih tinggi untuk ketemu artis idolanya, atau saat artis idolanya konser di Indonesia, tinggal beli tiket dan enggak usah mikirin tiket pesawat lagi. Kan artis internasional kayak Ariana Grande kecil banget kemungkinannya untuk bisa konser di lapangan parkir GOR Segiri. Di sisi lain, bisa juga dengan berkuliah di kampus yang sama seperti para artis. Di Jakarta dan sekitarnya sih. Seperti ketika Agnez Mo kuliah di Karawaci, dan sebagainya.

Biar bisa check-in di Path dengan lokasi yang enggak itu-itu aja.

buset dah lokasinya. foto: asenk.com

buset dah lokasinya. foto: asenk.com

Di masa kini, harus diakui bersama kalau memang menyalurkan hasrat untuk pamer jadi lebih gampang. Makanya fitur check-in yang ada di Path adalah salah satu yang paling populer setelah listening to music yang 90% mengandung kode. Kalau kuliah di luar kota, pasti tempat tempat yang sebenarnya biasa aja jadi keliatan keren karena kita belum pernah tempat aslinya. Apalagi orang yang kuliahnya di luar negeri seperti Rusia yang huruf-hurufnya bukan cuma alfabet latin. Kita yang bingung bacanya juga kasih love sembarangan aja.

Itulah beberapa alasan kenapa orang Samarinda memilih kuliah di luar Samarinda. Untuk yang pernah kuliah di luar Samarinda, bener nggak? Share di kolom comment ya alasan kamu pilih kuliah di luar daerah.

[]

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Comments

comments