4 − 2 =

five × 4 =

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

1001 Orang Samarinda adalah artikel feature mengenai Aku, Kamu, dan Dia. Mengenai kita semua, Orang Samarinda. Orang-orang yang hidup di Samarinda dan membuat Samarinda hidup.

christian suwandi

Senang sekali rasanya jika kita memiliki pekerjaan yang tak hanya sekadar menuntuk profesionalitas, tetapi juga mampu memberikan kita sebuah kepuasan. Itulah yang saya tangkap ketika berbincang-bincang dengan Christian Suwandi. Laki-laki yang akrab disapa dengan sebutan Chris ini cukuplah aktif. Di usianya yang menginjak angka 28 ini, beberapa pencapaian telah ia raih: menjadi seorang Show Director, menjadi bagian Produksi di Majalah Wayout, menjadi bagian Event Program di Juanda Avenue dan menjadi seorang Chief Executive Officer (CEO) dari LLCH. Wow, apa gak berat ya beberapa hal sekaligus?

“Ngerasa berat sih nggak. Tapi, ternyata mengerjakan sesuatu hal yang bersifat pressure menyenangkan ternyata. Misalnya dengan melakukan promosi. Dan selama proses itu, saya bertemu dengan orang-orang baru, dan itu menyenangkan sekali. Kalau di LLCH, saya awalnya membangunnya bukan sebagai tempat untuk mempekerjakan orang, tetapi untuk menyediakan tempat bagi teman-teman yang ingin berusaha di dalam situ. Tugas saya adalah untuk men-direct teman-teman agar bisa melakukan hal yang sesuai. Dan sekarang, LLCH sedang membangun beberapa divisi. Di antaranya LLCH Visual, LLCH Family dan LLCH Wedding.  Kalau di Wayout ini kan termasuk startup baru di Samarinda, jadi seru banget karena Wayout lagi mengolah sebuah mobile apps yang isinya itu e-magazine, city directory dan personal assistant. Berhubung ini baru, jadi ada tantangan tersendiri, begitu,” ungkap Chris.

Menurut Chris, menjadi seorang Show Director dalam sebuah acara itu sangat menyenangkan, loh! Soalnya, menurut Chris, membuat sebuah acara itu membangun sebuah experience. “Sebuah event itu dapat dikatakan bagus kalau bisa membuat sebuah experience bagi semua elemen yang terlibat di dalamnya. Karena itu lah yang menurut saya mahal di suatu acara. Karena, ketika hal itu terjadi, maka akan ada jalinan antara penonton dan promotor akan kuat, walaupun berbeda-beda artis yang diundang”.

Acara-acara di Samarinda saat ini beragam banget. Kalau kita ngeliat beberapa tahun yang lalu, acara-acara itu paling ya festival musik dan itu-itu aja. Kalau sekarang kan ada bazzar, ada pertunjukan musik, ada eksibisi, ada kompetisi mobil dan segala macem itu lagi up juga. Kalau masalah bagus, itu tergantung lagi sih sama acaranya, pasti kan punya market masing-masing.

Chris termasuk orang yang mempercayai bahwa hidup itu karena harapan. Dia selalu membuat list mengenai hal-hal apa saja yang ingin dia lakukan di setiap tahunnya. Dan pada akhir tahun, beberapa poin yang dia tulis yang tidak terlaksana pada tahun ini, akan dia masukkan ke dalam list untuk tahun depan. Worth to try! 

Nah, kalau ngomongin soal Samarinda, apa sih pandangan dari Chris?

“Saya melihat bahwa industri kreatif di Samarinda saat ini mulai berkembang. Namun sayang belum terlalu banyak ‘panggung’ nya. Melihat hal itu, maka saya melalui teman-teman di Juanda Avenue berusaha untuk menyediakan space buat teman-teman komunitas yang ada di sini untuk berkreasi. Dan mengenai berbagai macam permasalahan di Samarinda sendiri, saya berusaha untuk tidak menyalurkan energi saya untuk itu. Lebih baik, berusaha untuk memperbaikinya dengan cara positif ketimbang hanya ngomongin tentang hal-hal yang buruk aja.

[]

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
The following two tabs change content below.
Annisa Maharani

Annisa Maharani

Writer at Undas.Co
as known as none.

Comments

comments