three × 3 =

sixteen − 16 =

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Sore hari yang cerah menghiasi langit Samarinda. Ya, tepat di GOR Segiri Samarinda diadakan pertandingan yang sarat gengsi, mempertemukan Pusamania Borneo FC (PBFC) melawan Persipura Jayapura dalam gelaran Torabika Soccer Championship (TSC), 15 Juli 2016. Kurang lebih 4.128 Pusamania (julukan supporter PBFC) Memadati stadion Segiri Samarinda, stadion kebanggan masyarakat Samarinda dan lapangan utama bagi PBFC Samarinda.

pbpura1

Kick off babak pertama disambut riuh gemuruh pendukung tuan rumah PBFC. Pertandingan berjalan dengan lancar diawal babak dengan tempo relatif sedang, dan kedua tim saling bertukar serangan. Di menit 15 babak pertama, Tarik Michel Kedes Boschetti #6, nyaris mencetak gol untuk PBFC namun bola masih melayang di atas mistar gawang. Pada babak pertama permainan keras ditunjukan oleh Persipura. Korbannya, Gerald Pangkali #27 harus ditandu keluar lapangan untuk mendapatkan perawatan sementara setelah menerima tackle keras dari pemain Persipura. Tidak lama setelah mendapatkan perawatan, Gerald Pangkali kembali masuk ke lapangan untuk melanjutkan permainan.

pbpura2

Tensi permainan kedua tim di pertengahan babak pertama semakin panas. Jad Noerdin #4 harus diganjar kartu kuning oleh wasit setelah melakukan tackle keras terhadap Yohannes Pahabol #17, pada menit ke 28. Pada menit 30, pelatih PBFC, Dragan Djukanovic, melakukan pergantian pemain untuk menambah amunisi serangan, yang mana Gerald Pangkali diganti dengan Lerby Eliandry #12.

Menit 37, PBFC mndapatkan peluang bagus setelah Edilson Tavarez #10 tidak terkawal dan bebas melakukan tendangan. Tapi sayang, tendangan yang dilancarkannya terlalu lemah dan jatuh tepat didepan penjaga gawang Persipura Jayapura.

Mendekati akhir babak pertama, wasit memberikan 2 menit tambahan. Tak ada gol yang tercipta, skor kacamata untuk kedua tim hingga waktu turun minum, PBFC-Persipura 0-0.

PBFC Vs PERSIPURA_8617

Pasca rehat 15 menit, babak kedua dimulai kembali. Tempo permainan berlangsung lambat, namun sangat seru karena kedua tim semakin menunjukan determinasinya tanpa ada yang mau mengalah. Di babak kedua ini, Pelatih Persipura, Jafri Sastra yang menggunakan kesempatan pertamannya untuk melakukan pergantian pemain. Boaz Salossa #86 dimasukan untuk menambah daya gedor serangan Persipura, sekaligus menjadi nafas baru bagi tim mutiara hitam.

Dominasi berada di pihak tuan rumah. Lagi-lagi di menit 59, Zulkifli Sukur #3 nyaris mencetak gol dari tendangan bebas jika bola tidak sempat tertepis oleh penjaga gawang Persipura.

Permainan di babak kedua semakin seru saja. Saling serang antar kedua tim menjadi hiburan tersendiri bagi penonton yang menyaksikan. Alhasil, di menit 68, Riky Kayame #18 berhasil mencetak gol untuk Persipura setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang PBFC. Skor sementara 1-0 untuk Persipura.

Gemuruh penonton di Stadion Segiri semakin menjadi setelah salah seorang pemain Persipura terlihat melakukan handball di daerah kotak penalti. Pedro Javier Velaquez Insfran #9 yang juga merupakan kapten PBFC, ditunjuk sebagai algojo pada eksekusi di titik 12 pas. Namun sayang, Pedro gagal melakukan tugasnya dengan baik, dan membuat skor masih 1-0 untuk Persipura.

pbpura3

Nampaknya, dewi fortuna sedang berpihak pada Persipura. 2 Gol kembali bersarang di gawang Dian Agus setelah Boakay Eddy Foday dan Yohannes Pahabol menambah keunggulan Persipura atas PBFC menjadi 3-0.

Tentu hal ini menjadi catatan yang kurang menyenangkan bagi PBFC lantaran rekor belum pernah kalah di laga kandang akhirnya dipatahkan oleh Persipura. Sementara untuk Persipura sendiri menjadi titik awal yang bagus setelah di 2 laga sebelumnya Persipura tidak pernah menang dan belum mencetak gol sama sekali.

Dengan hasil pertandingan ini, otomatis Persipura yang berada di posisi 5 menggeser posisi tim pesut etam di posisi 4 dengan selisih 3 poin di klasmen sementara Torabika Soccer Championship 2016.

PBFC Vs PERSIPURA_1780

Terlepas dari hasil yang kurang maksimal yang diraih oleh PBFC, UNDAS.CO tetap selalu memberikan semangat dan dukungan untuk tim kebanggaan asal kota tepian ini. Tidak lupa juga, salut untuk pendukung setia PBFC a.k.a PUSAMANIA yang tidak henti-hentinya menyuarakan yel-yel dan dukungannya sejak awal pertandingan hingga peluit akhir pertandingan. Meskipun kalah, PUSAMANIA tetap berdiri tegak layaknya ksatria. Tidak ada yang namanya rusuh serta ricuh. Respect untuk semua PUSAMANIA dan maju terus tim kesayangan masyarakat Samarinda, Sang Pesut Etam, Pusamania Borneo FC!

PBFC Vs PERSIPURA_4644

Sampai berjumpa di pertandingan berikutnya dan tetap optimis untuk menang.

[]

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
The following two tabs change content below.

Comments

comments