12 − two =

7 + 16 =

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

_dsc9874

Musik Non-Mainstream berkembang dengan pesat di kota Samarinda, hampir semua genre musik memiliki pendengar setianya di kota ini, tidak terkecuali Musik Folk yang merupakan sebuah genre yang berkembang pesat di Indonesia selama 10 tahun belakangan ini, Di Samarinda Keberadaan Musik Folk diwakilkan dengan baik oleh band-band seperti Wajah Abstrak, Azizah & The Folks, Selasar Ulin dan Rio Satrio. Keempatnya bermain di Sans Day’s yang dihelat minggu sore 23 Oktober 2016 di kafe D’Puncak. UNDAS.CO meliput Sans Day’s demi mendapatkan gambaran tentang sejauh mana perkembangan musik Folk di Samarinda.

Pemilihan Venue Sans Day’s sungguh menarik, lokasinya yang berada di ketinggian gunung di jalan MT Haryono memiliki daya pikat yang kuat, pengunjung dijamin mendapatkan Landscape Views kota Samarinda yang indah, tak heran jika cafe ini menjuluki diri sebagai The Highest Cafe On The City. Pemandangan indah + Musik Folk yang bagus menjadi sajian utama Sans Day’s. And they are truly delivers.

_dsc9939

Wajah Abstrak membuka show dengan apik, Band yang akan merilis album pada pertengahan tahun depan ini membawakan lagu-lagu karya sendiri dan juga lagu dari Azizah & The Folks yang berjudul “Jalan-jalan ke Kota”. Mengenai cover song ini bisa jadi merupakan nilai jual lainnya dari event Sans Day’s ini, masing-masing band sepakat untuk bertukaran lagu dan membawakan lagu dari teman seperjuangannya. Ini hal yang positif karena band-band ini saling respek dengan karya masing-masing.

Selepas Wajah Abstrak, giliran Selasar Ulin yang tampil, Selasar Ulin membawakan musik folk beraroma jazzy dengan vokal yang manis. Sekitar 5 lagu dibawakan oleh Selasar Ulin, Selain lagu-lagu mereka sendiri, Selasar Ulin juga berkesempatan membawakan “Hakim Moral” dari Wajah Abstrak. Dengan hasil yang tak kalah bagusnya.

_dsc9913

Rio Satrio mengambil alih panggung setelahnya, Lagu-lagu yang dibawakan Rio malam ini merupakan materi EP terbarunya “Cerita Daun & Bumi”. Diantaranya ada lagu-lagu baru yang belum direkam seperti “Campur tangan Semesta” dan “Bulandari”, track “menjadi lagu” juga dibawakan dengan aransemen full band yang lebih enerjik. Rio Satrio terus berkembang dan dewasa dalam penampilan livenya. expect great things from him in near future.

img_7412

Penutup show malam ini adalah Azizah & The Folks, dan susah dibantah bahwa mereka menampilkan performa paling luar biasa di gig ini. Sang vokalis Azizah bernyanyi dengan atraktif, penuh gerakan-gerakan menarik, sepeti gadis gypsy memanggil hujan, emosional dan akhirnya membuatnya kehausan di bagian akhir. Azizah merupakan vokalis wanita paling berkarakter di kota ini, dan pada sore hari di D’Puncak, ia membuktikannya sekali lagi.

_dsc9841

Sans Day’s Merupakan sebuah event yang sederhana tapi punya efek yang cukup menyenangkan, semua pengunjung tersenyum puas karena telah terhibur dengan sajian musik Folk yang berkualitas. Terlepas dari kesalahan teknis dan MC yang jokenya kurang kena, Sans Day’s merupakan gig kecil yang hampir sempurna. Menegaskan bahwa Musik Folk di Samarinda baik-baik saja dan berada di jalur yang benar.

[]

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Comments

comments