two × one =

20 − two =

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

100316-music-solange-cranes-in-the-sky-music-video-still

Seperti apa rasanya menjadi adik yang selalu berada di bawah bayang-bayang sang kakak? Tanyakan Solange Knowles. Selama ini Solange dikenal sebagai adik dari Beyonce Knowles, Memiliki kakak seorang diva kelas dunia membuat Solange yang sebenarnya juga sangat berbakat di dunia seni kalah pamor dan populer, jika ditanya tentang famous thing apa yang pernah Solange lakukan selama ini, mungkin jawabannya adalah video viral ini, dimana Solange menyerang kakak Iparnya Jay-Z di sebuah Elevator

It’s a Shame Of Course. Tapi dia sekarang sudah semakin dewasa, setelah merilis beberapa album yang biasa-biasa saja di medio 2000-an, dan tampak seperti kehilangan arah bermusik, kini ia merilis sebuah album super yang memancarkan kedewasaan dalam berkarya. A Seat at The Table adalah sebuah album kaya yang penuh dengan momen brilian. Berdurasi hampir sejam dan tidak mensia-siakan sedetik pun untuk memukau. Solange memiliki kemampuan bernyanyi yang sangat hebat, berbeda dengan gaya bernyanyi Beyonce yang emosional dan gemar menjerit, Solange membawakan setiap lagu dengan kalem dan sabar, lembut tapi sama sekali tidak lemah.

Cranes In The Sky Adalah contoh terbaik tentang betapa powerfulnya album ini, single ini bahkan bukan yang paling asyik yang bisa kamu temukan di album ini, temponya pelan dan mengawang. it’s still feel magical. Track lainnya yang dapat merepresentasikan album ini adalah Don’t Touch My Hair Yang liriknya penuh muatan politik dan struggle tantang menjadi perempuan berkulit hitam. It’s Mesmerizing Song Accompanied with really great visual too… watch this…

Yang paling luar biasa dari album ini adalah produksinya, masterfully crafted, every song is special and highly polished. Saya pribadi menganggap album ini jauh lebih baik dari album Lemonade-nya Beyonce yang juga dirilis tahun ini. Kali ini Solange berhasil keluar dari bayang-bayang raksasa kakaknya. Impact-nya A Seat at The Table jauh lebih terasa. sekali dua kali mendengarkan sih rasanya biasa saja, tapi setelah lebih dari 3 kali mendengarkan secara penuh album ini (terutama jika mengenakan headphone) perlahan-lahan meracuni dan terngiang di kepala setiap saat. Please Listen to This Album, It’s Totally Worth It.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
The following two tabs change content below.
Rhesa Arisy

Rhesa Arisy

CEO at Undas.Co
Pada suatu hari Rhesa Arisy membaca buku biografi Steve Jobs dan mendapati fakta bahwa orang itu adalah pecundang yang kuliahnya tidak selesai, namun berhasil membangun sebuah perusahaan yang sangat sukses bernama Apple. Terinpirasi fakta tersebut Rhesa Arisy pun memberanikan diri untuk berhenti kuliah di semester 13. Apakah lantas ia bisa menjadi sesukses Steve Jobs? Nope. Not at all. Ia cuma bisa jualan produk Apple dan jadi penulis kontributor di Situs humor terbesar di Indonesia. But Now Rhesa Arisy trying harder to be a Succesful College Dropout like Steve Jobs, dengan menjadi founder dan leader dari sebuah startup company yang punya kepedulian terhadap kemajuan kotanya yang konon diisi orang-orang terkeren di kota tersebut. Undas!

Comments

comments