three × 4 =

4 × 5 =

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Tak perlu berlama-lama, ini bagian kedua sekaligus penutup artikel 8 Trend Destinasi Wisata 2017 yang sudah kamu tunggu-tunggu.

  1. Kepulauan Balabalakang

Lebih dikenal dengan sebutan Balabalagan oleh para pelancong mandiri, sebelum akhirnya diketahui bahwa nama sebenarnya adalah Balabalakang, yang terletak di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Dapat ditempuh selama lebih kurang 12 jam perjalanan dari pelabuhan Kampung Baru, Balikpapan, Kalimantan Timur, menggunakan kapal nelayan.

Pulau Lalungan – Balabalakang, Dok Pribadi

Ada apa di sana:

Terdapat belasan pulau yang menunggu untuk dijelajahi. Pulau-pulau berpenduduk seperti Samataha, Saboyang, Salisilang, dan Popoongan termasuk area tanpa sinyal komunikasi seluler. Masih ada lagi pulau-pulau seperti Lamudaan, Malambir, Ambo, Lalungan, Sumanga dengan pasir putih menyerupai bedak tabur dan terumbu karang indah di kedalaman tak kurang dari dua meter.

Sangat cocok buat kamu yang ingin berpetualang dan liburan tanpa gangguan pemberitahuan dari media sosial. Rasakan ombak yang menghantam biduk kapal ketika mengarungi lautan selama berjam-jam, atau melawan arus yang cukup kuat ketika menyelam di permukaan, dan sambutan ramah dari para penghuni pulau. Semua terbayar lunas.

  1. Pulau Labengki

Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, asal kata Labengki berasal dari bahasa daerah Tolaki, yaitu: ‘Laabenggi’ yang berarti Guci. Karena jika dilihat dari kejauhan, pulau ini menyerupai sebuah guci. Terletak di kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Sekitar 70 kilometer dari ibukota provinsi, Kendari. Terbagi atas dua bagian, yaitu Labengki Besar, dan Labengki Kecil. Dihuni oleh ratusan keluarga yang semuanya merupakan suku Bajo.

Foto: gocelebes.com

Ada apa di sana:

Menyebut Sulawesi Tenggara, akan mengingatkan kita pada keindahan alam atas dan bawah lautnya yang menawan. Selain gugusan pulau Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko, atau yang terkenal dengan Wakatobi. Namun ada baiknya kita bergeser sedikit dulu ke Pulau Labengki, Raja Ampat-nya Sulawesi Tenggara.

Pulau ini menawarkan peraitran yang tenang, jernih, juga bukit-bukit berbaru dengan tanaman hijau dan… Anggrek. Terdapat Teluk Cinta. karena jika terlihat dari udara menyerupai bentuk jantung (cinta). Selain itu, Pulau Labengki merupakan pusat penelitian kelautan, konservasi, dan rehabilitasi berbagai spesies Kima atau Kerang Raksasa, dan satu-satunya populasi Kima terbesar di dunia. Bangga, kan?

  1. Kepulauan Sombori

Meski dekat dengan Kendari, namun letak kepulauan yang (lagi-lagi) diberi slogan mempunyai kemiripan dengan Raja Ampat in berada di Sulawesi Tengah, tepatnya di Kabupaten Morowali. Untuk masuk ke sana, wisatwan harus mengantungi izin dari Pemda Sulawesi tengah di Pulau Kaleroang – jangan sampai salah merapalkan Kaliurang, atau Kaliorang – salah satu pulau utama yang masuk di area Kecamatan Bungku Selatan. Karena kepulauan ini termasuk kawasan konservasi.

Surga pulau karang. Foto: somboriisland.com

Ada apa di sana:

Banyak potensi Sombori yang belum diketahui masyarakat umum. Karena sejauh ini, yang baru saja dibuka di antaranya adalah Pulau Sombori, Pulau Koko, dan Pulau Dua Laut. Masing-masing mempunyai titik selam permukaan dengan terumbu karang yang masih terjaga dan tingkat kejernihan air yang baik. Ada Gua Tengkorak yang mempunyai kemiripan dengan Gua Tengkorak di Batukajang, Kalimantan Timur, dan Gua Berlian yang mempunyai ‘Ray of Light’  layaknya Gua Jomblang (tanpa sesak pengunjung tentunya), Gunungkidul.

  1. Tidore Kepulauan

Jika mengetahui dan membaca tentang Kepulauan Raja Ampat, pastinya kamu tak akan kaget jika tempat ini mempunyai hubungan erat dengan Tidore Kepulauan (Tikep) yang berada di provinsi Maluku Utara. Karena Raja Ampat, Papua, adalah daerah kekuasaan Kesultanan Tidore yang dipimpin oleh Sultan Nuku. Sebelum jatuh dan diklaim oleh pemerintah Hindia Belanda akibat kemunduran kejayaan Kesultanan Tidore.

Letak Pulau Tidore sendiri bisa ditempuh dengan menggunakan speedboat atau feri penyeberangan dari pelabuhan Bastiong, Ternate, Maluku Utara.

Kota Tidore – Dokumen Pribadi

Ada apa di sana:

Terdapat pantai berpasir kecoklatan mendekati hitam, seperti Pantai Ake Sahu dengan pemandangan lansekap Pulau Ternate, taman laut Pulau Maitara (yang terdapat pada lembaran pecahan uang seribu rupiah sebelumnya), Museum Kesultanan Tidore, Benteng Tahua. Sejarah bagaimana Cengkih dan Pala menarik perhatian penjajah, serta kejayaan Sultan Nuku bisa kamu pelajari mulai dari pulau ini.

Panoramic Tidore Kepulauan. Foto: Flickr.com/Oscar Martín Mesonero

Trivia : Tahun 2014, penulis baru kali itu menemukan tungku dapur (para-para) terbersih yang pernah dijumpai milik beberapa rumah warga Tidore. Ternyata, budaya bersih penduduk di sana tercermin mulai dari rumah sendiri, hingga ke jalan raya. Buktikan saja sendiri.

Catatan :

Hampir semua tujuan wisata yang ditulis, selalu terdapat pantai di dalamnya. Bukan maksud penulis mengecilkan wisata agro, wisata budaya, wisata kuliner ataupun jenis wisata lainnya di Indonesia, namun semuanya dilatarbelakangi negara kita yang terbentuk oleh lebih dari 17.000 pulau besar dan kecil.

Penyebaran suku, ras, budaya, kuliner, hingga jenis hewan tertentu pun dapat dipelajari lebih saksama jika memperhatikan bahwa nenek moyang kita adalah pelaut yang andal. Dengan menggunakan kapal laut, mereka mengarungi samudera, menempati pulau tak berpenghuni, beranak pinak, membentuk koloni, hingga meninggalkan jejak pengetahuan agar para generasi selanjutnya dapat memelajari peradaban masa lampau dengan penuh kebanggaan. Awali perjalanan kalian dengan laut.

Oke. Selesai. Sampai jumpa di artikel wisata impian tahun 2018 nanti.

Bagian pertama dari artikel ini bisa kamu baca disini

[]

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
The following two tabs change content below.
Tony Sitania
Aries, Sanguinis, doyan Yoga. Namaste!

Comments

comments