six − 4 =

three × 5 =

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Bagi pecinta olah raga bola basket di seluruh dunia, ajang perhelatan akbar tahunan seperti NBA All-Stars dapat diibaratkan layaknya ajang Liga Champions bagi penggemar olah raga sepak bola. Pertandingan seru bertabur bintang-bintang lapangan top dunia dari kasta tertinggi liga bola basket terbaik dunia, menjadi magnet tersendiri bagi pecinta bola basket, khususnya NBA fans, untuk dapat menyaksikan pemain idolanya berlaga di event yang selalu diadakan setiap bulan Februari ini. Sedikit informasi, tahun ini NBA all-stars games diselenggarakan di kota New Orleans, Amerika Serikat, Markas tim basket New Orleans Pelicans. “Pestanya” pemain-pemain NBA dan seluruh penggemar NBA dari seluruh penjuru dunia ini akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai hari jumat, 17 Februari waktu Amerika (sabtu tanggal 18 waktu Indonesia) dan puncak dari rangkaian parade NBA all-stars sendiri dimainkan di hari minggu, 19 Februari 2017 waktu Amerika atau Senin 20 Februari waktu Indonesia. Oiya, NBA all-stars 2017 ini merupakan event yang ke 66 sejak pertama kali diadakan pada tahun 1951. Adapun rangkaian games yang diselenggarakan dalam NBA all-stars ini, seperti: NBA All-Stars Celebrity Games, BBVA Compass Rising Stars Challenge, Pengumuman Hall of Fame, NBA D-League All Star Game, Taco Bell Skills Challenge, JBL Three-Point Contest, Verizon Slam Dunk, dan ditutup dengan NBA All-Star Game.

Logo Resmi NBA All-Star 2017. Foto: twitter.com/nbaallstar

Untuk kamu yang ngaku pecinta basket sejati atau NBA Big fans, rugi banget deh kalau sampai ngelewatin acara-acara seru di ajang NBA All-Stars tahun ini. Dengan artikel ini, UNDAS.CO bakalan jamin kalian yang anak basket akan lebih penasaran untuk nonton NBA All-Stars. Buat yang nggak begitu ngerti basket atau yang nggak suka soal basket juga boleh baca kok, yah itung-itung kenalan dikit lah sama ‘lebaran’ ala NBA. Siapa tau, kamu yang awalnya nggak begitu suka basket, dengan baca artikel ini kamu jadi kepo sama NBA dan akhirnya jadi beneran suka sama si olah raga bola keranjang. Kuy, simak sampai habis ya, gaes

Pertarungan Sengit Stephen Curry VS Kyrie Irving

Shooting VS Ball Handling. foto: sheridanhoops.com

Siapa sih yang nggak kenal dua sosok populer dalam dunia bola basket modern ini? Yup, Stephen Curry dan Kyrie Irving bisa dibilang merupakan dua point guard/ playmaker terbaik di NBA saat ini. Diluar sana, Stephen Curry seringkali dibandingkan-bandingkan dengan “Sang Raja”, LeBron James. Padahal Curry dan LeBron belum bisa dibandingkan jika dilihat dari rekor statistik, posisi bermain, cincin juara, dan pengalaman bermain, sehingga UNDAS.CO merasa kalau rival yang pas bagi Stephen Curry adalah Kyrie Irving. Dua-duanya mulai dihubung-hubungkan ketika keduanya bertemu dua kali dalam NBA Finals dua musim berturut-turut. Kita tunggu saja duel antara mereka berdua, Steph “The Baby Assasin” Curry #30 melawan Kyrie “Uncle Drew” Irving, deep 3-point shooter VS the Best Handler

Reuni Russell Westbrook dan Kevin Durant

Akhirnya reunian lagi ya, bro. foto: Huffingtonpost.com

Dalam pertandingan All-Star nanti, kita akan melihat kembali reuni singkat para pemain Oklahoma City Thunder yang kini telah membela timnya masing-masing. Russell Westbrook tetap membela Oklahoma City Thunder, Kevin Durant yang bermain untuk Golden State Warriors, ditambah bonus James Harden yang saat ini bermain untuk tim Houston Rockets. Ketiganya pernah sama-sama membela Oklahoma City Thunder, Namun yang paling berkesan bagi penggemar NBA adalah ketika dapat melihat kembali “Duo Thunders” bermain bersama membela kubu wilayah barat. Betapa tangguhnya tim wilayah barat yang diisi dengan pemain-pemain sekelas Kevin Durant dan Russell Westbrook dengan permainan eksplosifnya, plus “The Splash Brothers” milik Golden State Warriors, Stephen Curry dan Klay Thompson yang memiliki akurasi tembakan diatas rata-rata.

Atraksi Slam Dunk dari Para Jagoan ‘Nombok’

“No Dunk No Party”, begitulah perasaan para penggemar tatkala tidak ada atraksi slam dunk yang memukau di panggung NBA, terlebih dalam event All-Star. Seluruh fans pasti memiliki harapan besar dapat melihat dunk-dunk spektakuler di ajang NBA All-Star tahun ini, dan mungkin termasuk kamu juga para pecinta NBA yang sedang membaca artikel ini. Kabar gembira untuk seluruh fans NBA karena jika melihat dari rosters resmi yang dikeluarkan oleh pihak NBA, terdapat nama-nama besar yang akan terlihat ‘terbang’ di Smoothie King Centre, stadion tempat diselenggarakannya NBA All-Star 2017. Sebut saja LeBron James, Giannis Antetokounmpo, Demar Derozan, Paul George, Kawhi Leonard, Jimmy Butler, serta DeAndre Jordan, akan menjadi nama-nama yang menampilkan berbagai aksi-aksi slam dunk yang memukau sekaligus memanjakan mata. Bukan tidak mungkin dunk-dunk seperti 360, Tomahawk, Windmill, Baseline Dunk, bahkan Self Alley Oop Dunk, akan menjadi hal yang lumrah tetapi selalu menjadi tontonan yang selalu menarik untuk disaksikan. Jangan lupakan juga ‘Mr. Triple-Double’, Russell Westbrook, yang siap memperlihatkan dunk-dunk andalannya yang penuh dengan semangat yang membara di pertandingan All-Star minggu ini.

LeBron James paling ‘nafsu’ kalau lagi nge-dunk. foto: cleveland.com

‘Hujan 3 Angka” di New Orleans

New Orleans akan diterpa hujan yang lebat saat pertandingan All-Star dimulai. Hujan yang UNDAS.CO maksud bukan hujan dalam arti sebenarnya, melainkan hujan tembakan 3 angka yang berasal dari penembak-penembak jitu para bintang NBA. Selain Stephen Curry dan Klay Thompson, shooter-shooter lain akan unjuk kebolehan dalam melakukan tembakan 3 angka yang akurat. FYI, tembakan 3 angka merupakan tembakan yang dilakukan di luar central zone maupun baseline zone area lawan, sehingga jika bola tersebut masuk maka akan dihitung 3 point. Shooter-shooter hebat yang akan beraksi antara lain: Kevin Durant, James Harden, Carmelo Anthony, Kemba Walker, Kyle Lowry, Isaiah Thomas, Gordon Hayward, dan Kevin Love. Apakah Curry akan melakukan deep 3 point shoot dari jarak ‘nyaris’ di tengah lapangan seperti di All-Star tahun lalu? Atau bahkan ada kejadian istimewa lain dari luar garis 3 points? We’ll see…

Fear ma beard or my 3’s? foto: wuwm.com

Duel Para Raksasa Timur dan Barat

Dalam olah raga bola basket, posisi forward/center berperan penting sekaligus bisa menjadi faktor kemenangan dalam sebuah tim. Dibutuhkan keahlian dan kemampuan fisik yang mumpuni untuk menjadi power forward/center yang tangguh di bawah ring. Rata-rata pemain di posisi ini memiliki tinggi sekitar 2 meter lebih diimbangi dengan tubuh yang besar dan kekar sebagai penunjang agar dapat bersaing sengit dengan lawan di bawah ring. Paul Millsap, Anthony Davis, Draymond Green, DeMarcus Cousins, Marc Gasol, dan DeAndre Jordan adalah center-center terbaik yang dimiliki oleh NBA. UNDAS.CO yakin kalau saat pertandingan nanti baik di bawah ring tim barat maupun tim timur, kita akan melihat clash of the titans di lapangan basket. Bahkan nama-nama seperti Draymond Green, Marc Gasol, Paul Millsap, dan Anthony Davis memiliki kemampuan yang sama baiknya di dalam atau di luar ring sekalipun. Nama terakhir akan menjadi yang paling ditunggu-tunggu aksi dan penampilannya karena akan bermain di hadapan publik, penggemar, dan lapangan timnya sendiri, New Orleans Pelicans.

Si ‘Alis Tebal’, baru 23 tahun udah jadi langganan All-Star. foto: 300lbsofsportknowledge.com

 Pembuktian Para Pemain “Mini” dengan Kemampuan “Maksi”

Bagi pandangan orang awam, bola basket hanya cocok dimainkan oleh orang-orang dengan fisik yang tinggi besar saja. Namun stereotype tersebut seketika terpecahkan ketika banyak pemain-pemain yang memiliki tinggi dibawah rata-rata pemain NBA kebanyakan namun memiliki skill yang luar biasa mulai bermunculan. Bagi kamu yang sudah mengikuti NBA sejak lama tentu kamu masih ingat kan dengan pemain-pemain mungil seperti Spud Webb, Tyrone Bogues, dan Earl Boykins? Atau kamu pasti belum lupa kan pemain bertubuh pendek (untuk ukuran pemain NBA), Nate Robinson yang mampu melompati Dwight Howard yang tingginya mencapai 211 cm, di ajang slam dunk contest?

Nah, di All-Star tahun ini ada 2 nama titisan Nate Robinson cs yang akan menunjukan kemampuan mereka dalam dribbling, passing, shooting, drive, crossover, maupun akselerasi yang energik, bernama Isaiah Thomas dan Kyle Lowry. Isaiah Thomas memiliki tinggi 175 cm, sedangkan Kyle Lowry memiliki tinggi sedikit diatas I.T. yaitu 183 cm. Keduanya sama-sama bermain di posisi point guard serta memiliki skill yang tidak bisa diremehkan. Isaiah Thomas merupakan pemain yang amat sangat ‘licin’ di NBA,sehingga menyulitkan pemain lawan untuk menjaga pemain dengan nomor punggung 4 ini. Sedangkan Kyle Lowry merupakan jenderal lapangan sejati yang memiliki visi bermain yang sangat baik dan tidak jarang menjadi penentu kemenangan bagi tim yang dibelanya, Toronto Raptors yang baru-baru ini berganti nama menjadi Toronto Huskies. Mari kita saksikan aksi pemain ‘kecil-kecil cabe rawit’ ini dalam event NBA All-Star pekan ini. Apakah mereka dapat berbicara banyak? In NBA, Nothing Has Impossible. So, they will say: “Size doesn’t matters”.

Biar haja nah awakku halus, kadanya pang aku gaer. foto: foxsports.com

NBA All-Star kali ini kalian dukung siapa nih? Western atau Eastern?

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
The following two tabs change content below.

Comments

comments