15 + twenty =

1 × two =

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Berjalan hampir 5 tahun di usaha kuliner, Gessa masih turun langsung untuk melayani semua orderan. Simak hasil wawancara kami dengan pemilik bisnis kuliner, Barvity.

UNDAS.CO menyambangi kediaman GOTW kali ini. Kami disambut dengan ramah oleh gadis yang akrab disapa Gessa. Gessa Natasha Adrian terpilih menjadi GOTW bulan Februari karena sesuai dengan tema kali ini adalah Womenpreneur.

Hobi dan passion memang bisa menjadi ladang bisnis. Tak kecuali dengan Gessa yang sudah merintis usaha fashion dan kuliner. Penyandang gelar sarjana S1 Ilmu Komunikasi Universitas Mulawarman Samarinda ini justru tertarik dengan dunia bisnis. Dan menurutnya, dengan berbekal ilmu komunikasi ini akan lebih mudah masuk ke bidang apa saja. Diusianya yang saat ini menginjak 25 tahun, Gessa sudah menjalankan dua lini usaha yang dirintisnya sejak beberapa tahun yang lalu.

Dimula dengan membuka clothing line di tahun 2012 bersama seorang partner. Gessa melihat pangsa pasar yang bagus untuk membuat local brand fashion di Samarinda. Ia ingin menunjukan bahwa karya anak Samarinda bisa dijual untuk orang Samarinda sendiri bahkan ke luar daerah.

Anak kedua dari tiga bersaudara ini menjalani bisnis fashion berdua dengan sang partner yang tidak lain adalah kakak iparnya. Mulai dari brain storming tentang desain apa yang akan dikeluarkan. Sampai proses pemilihan bahan, photoshoot bahkan hingga promosi dan pengiriman barang pun dilakukan bersama. Tentunya Gessa menginginkan clothing line-nya dikenal dengan ciri khas yang berbeda dengan yang lain.

“Kalau dulu, kami mengangkat batik Kaltim yang dikombinasi dengan beberapa kain tradisional. Tapi sekarang desainnya lebih bermain diwarna dan motif serta tambahan seperti patchUjar wanita asli Samarinda ini.

Keunikan dari clothing line yang bermerek Barvity bisa kamu lihat di Instagram mereka @barvity. Desain yang edgy dan unik dengan potongan asimetris serta tabrak warna atau motif ini yang menjadikan ciri khas dari Barvity pada setiap koleksinya. Hal ini sesuai dengan arti nama mereknya. Menurut Gessa, Barvity berarti warna, ia ingin menggambarkan ciri khas yang ingin ditonjolkan dalam semua koleksi clothing line-nya. Dalam menciptakan desain-desain tersebut, Gessa mengaku banyak terinspirasi dari pinterest, fashion runway, majalah bahkan dari hal-hal yang ada di sekitarnya.

Namun bisnis clothing linenya masih berjalan lambat. Berbeda dengan usaha lainnya, yakni bisnis kuliner yang ia beri merek yang sama yaitu Barvity.

Alasan yang hampir sama dengan bisnis clothing line, Gessa menjalankan usaha kuliner karena passion-nya dengan dunia bisnis. Dan karena alasannya yang suka makan dan kulineranlah, akhirnya lahir ide untuk membuat usaha makanan sendiri. Makanan yang sesuai dengan seleranya yang juga bisa dinikmati orang lain. Bersama sang kekasih yang punya hobi memasak, mereka mulai mencoba trial & error menu-menu baru yang akan dijual. Tidak sampai disitu, keseriusannya dalam menjalani usaha kuliner ini pun diwujudkannya dengan membuka bistro di Jl. Cempaka No. 26 Samarinda.

“Kalau usaha kuliner ini, pemasarannya pertama kali ke orang-orang terdekat dulu, baru deh kami buka bistro”

Media online memang diakui sebagai media pemasaran yang terbaik saat ini. Melalui sosial media, Gessa melakukan promosi bistro Barvity. Tetapi karena sesuatu dan lain hal mengharuskan bistro tersebut vakum untuk sementara ini dan hanya fokus penjualan online. Buat kamu yang penasaran dengan hasil baking wanita berbintang Sagitarius ini, silakan cek instagram mereka di @barvitygourmet.

Berjalan hampir 5 tahun di usaha kuliner, Gessa masih turun langsung untuk melayani semua orderan. Bukan tidak ingin merekrut pegawai, tapi ia merasa nyaman mengerjakan semuanya sendiri karena ingin memastikan bahwa kualitas segala bahan dan proses pengolahan sempurna. Bahkan tak jarang ia mengantarkan sendiri kue pesanannya sampai ke tangan pelanggan. Ini semua ia lakukan demi kepuasan pelanggan setianya.

Padatnya kegiatan wanita berhijab ini, mengharuskannya pandai mengatur waktu. Dalam seminggu, ia membagi waktunya antara membuat pesananan kue, waktu untuk bisnis yang lain, waktu untuk keluarga serta menyempatkan untuk me time disela kesibukannya. Gessa merasa apa yang dijalankannya hampir tidak menemukan kendala. Karena ia enjoy menjalani bisnis yang sesuai dengan passion dan hobinya.

[]

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Related Articles

The following two tabs change content below.
Azminda Lubis

Azminda Lubis

Pecinta crafting, blogging, menulis dan bidang kreatif. Ibu rumah tangga yang belajar untuk selalu berkarya. Punya quote penyemangat "Setiap karya ada peminatnya"
Azminda Lubis

Latest posts by Azminda Lubis (see all)

Comments

comments