three × 5 =

2 × 4 =

Mie Setan
3.5Overall Score
Reader Rating 2 Votes
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Satu menu kekinian lagi yang patut dicoba oleh kamu, para penggemar makanan pedas, yaitu Mie Setan. Beberapa waktu lalu saya mengunjungi rumah makan yang baru aja beroperasi kurang lebih 1 bulan. Mie Setan ini asalnya dari Malang. Pada kesempatan itu pula, saya mencicipi menu utama di resto ini, Mie Setan. Ada pilihan level pedas, tapi saya memilih level satu. Untuk satu porsinya dibandrol dengan harga 14 ribu rupiah. Mi ini berhasil bikin saya kepedasan.

Rumah makan ini terletak di jalan Harpa. Buka mulai jam 3 sore hingga 11 malam, saya memilih datang setelah waktu magrib. Dari luar nampak banyak sekali pengujung. Hmmm, apa karena baru atau sesuatu? Pertanyaan yang muncul di benak saya sebagai yang baru pertama kali menyambangi Mie Setan. Setiap ada meja yang kosong, langsung diisi oleh pengunjung lain. Gak cuma di tempat makan, antrian di kasir sebagai tempat pertama memesan juga selalu ramai dan panjang.

Sesampai di kasir saya melihat-lihat menu yang terpampang di depan mbak-mbak kasir. Kadung penasaran sama sang menu utama yaitu Mie Setan, akhirnya saya memesannya. “Level satu aja, mbak” pinta saya kepada mbak kasir. Sebagai seorang yang moderat, maksud saya bukan anti pedas dan bukan die hard fans makanan pedas, saya pilih level satu. Haha. Sebagai pengawal menu utama ini, saya juga memesan air mineral.

Di sini juga ada menu seperti Mie Angel. Mie Angel merupakan lawan dari Mie Setan alias mi yang gak pedas. Selain itu, salah satu minuman yang banyak menghiasi meja-meja pengunjung adalah Es Genderuwo. Hmm, mungkin patut dicoba lain waktu.

Sambil menunggu makanan datang saya coba menikmati sisi out door resto ini. Suasananya ramai, padat pengunjung yang asyik menikmati makanan sembari ngobrol, lantunan musik dari speaker, juga waiters yang lalu lalang membawa pesanan sambil memanggil nama pemesan dengan volume suara agak nyaring.

Pesanan saya sampai tidak lewat dari 15 menit. Seperti yang terlihat di foto. Ada tambahan lauk seperti siomay, pangsit, daging ham, dan selada. Mi ini juga ditaburi koya dan sebagian sambal di letakkan di bawah mi. Saya mulai mengaduk mi dengan sumpit dan mulai menyantapnya. Awalnya, tidak pedas. Beberapa kali menyuap, bibir mulai panas dan begitu seterusnya. Oh iya, di sini tidak disediakan kecap atau saus pun sambal tambahan atau mungkin bisa by request.

“Tekstur suapan agak kasar karena campuran mi, koya, bawang goreng, dan cabai. Bumbu mi-nya gak lebay alias pas. Siomaynya paling favorit. Pangsitnya renyah. Hanya irisan daging ham yang agak keras.”

Pedasssss…. Dan saya harus meminta es batu untuk mendinginkan air mineral yang saya pesan. Menghabisi satu porsi Mie Setan ini benar mengenyangkan, loh. Kunjungan kedua kali nanti saya akan memesan Mie Angel atau Mie Iblis dan pastinya, Es Genderuwo. Apa pembaca pernah mencoba Mie Setan? Yuk, share kesan kamu di kolom komentar.

[]

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
The following two tabs change content below.
Ratna Dewi Luwita

Ratna Dewi Luwita

Staf penulis @undasdotco. Penyuka warna kuning dan sering menghabiskan waktu di siang hari memikirkan tahu goreng isi sayur.

Comments

comments