one × 1 =

9 + 12 =

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Samarinda baru saja merayakan ulang tahun ke-349 pada 21 Januari kemarin. Sebagai warga Samarinda, tentunya kita mempunyai harapan agar kota ini menjadi semakin nyaman untuk ditinggali. Nah, beberapa tahun belakangan ini, pemerintah Kota Samarinda membuat beberapa pergerakan dengan membuat beberapa taman di beberapa titik kota. Sebagian menganggap bahwa ini merupakan progres yang positif. Tapi, tak sedikit juga yang menganggap pesimis.

Nah, mari kita lupakan sejenak tentang pro kontra pembangunan taman-taman di Samarinda. Kira-kira, selain taman, warga Samarinda juga butuh apa sih?

  1. Museum

Galeri Samarinda Bahari. foto: instagram.com/galeri_samarinda_bahari

Sebagai sebuah ibukota provinsi, tentunya Samarinda menjadi kota yang potensial untuk menjadi objek wisata. Namun, sayangnya sampai saat ini Samarinda masih belum mempunyai sebuah museum. Jika kita ingin pergi ke museum, masak kita harus pergi ke Tenggarong dulu? Padahal, museum bisa menjadi salah satu sarana untuk mempelajari sejarah kota, baik untuk wisatawan maupun untuk masyarakat Samarinda sendiri.

Sejauh ini, destinasi sejenis museum di Samarinda hanya ada Galeri Samarinda Bahari. Sebuah galeri foto-foto Samarinda tempo dulu yang dikurasi dan dikelola secara independen oleh Ellie Hasan.

  1. Creative Space yang Lebih Banyak

Walaupun dalam beberapa tahun belakangan ini Samarinda cukup meningkat progresnya dalam hal event kreatif, namun kondisi ini berbalik dengan ketersediaan tempat yang layak. Mahalnya biaya sewa tempat pun seringkali menjadi problem bagi mereka yang ingin menggelar sebuah acara secara do-it-yourself yang notabene tidak menggunakan sponsor besar dan pada akhirnya digelar di tempat yang terlalu besar/kecil ataupun tempat yang tidak cocok dengan tema acara.

Samarinda butuh sebuah creative space yang bisa menampung acara-acara DIY tersebut. Sebuah ruang yang tidak hanya mencari untung belaka, tetapi juga berusaha mengakomodir kebutuhan masyarakat untuk berekspresi dan berbagi kreatifitas di dalamnya. Percaya deh, jika Samarinda punya creative space lebih banyak lagi, anak-anak muda Samarinda akan lebih produktif dalam menciptakan berbagai macam acara yang positif.

Sejauh ini, Juanda Avenue dan Blackbird Coffee Bar menjadi beberapa pionir dalam mengakomodir kegiatan-kegiatan kreatif di Samarinda. Kira-kira di tahun ini ada gak ya ruang alternatif baru lainnya? We’ll see

  1. Jalanan Bagus

Flyover di Pekanbaru nih, yang di Air Hitam kapan ya begini? foto: AnakMelayuRiau

Beberapa titik jalan utama seperti pertigaan Taman Samarendah dan Simpang Empat Air Hitam saat ini dalam kondisi yang tidak layak karena banyaknya lubang. Hal ini beresiko sekali menimbulkan kecelakaan. Terlebih, tidak ada tanda khusus di sekitar jalan tersebut. Nah, kepengen gak sih kita melihat dan menikmati jalanan Samarinda yang mulus tanpa lubang? Menurut UNDAS.CO nih, perlu adanya perhatian khusus dari instansi terkait agar bisa segera menanggulangi masalah ini. Tapi, jangan lupa juga untuk merawat jalanan-jalanan yang terletak sedikit agak jauh dari kota. Kan kalau jalanannya bagus, semua orang juga yang akan senang.

  1. Sungai yang Bersih

Yuk bersihkan bersama. foto: Misman Rsu

Dua tahun belakangan ini, terdapat sebuah gerakan bernama Gerakan Memungut Sehelai Sampah di Sungai Karang Mumus (GMS3KM) yang hampir setiap harinya memungut sampah-sampah yang berada di sekitaran Sungai Karang Mumus. Hal ini mereka lakukan karena kesadaran bahwa sungai ini merupakan salah satu elemen penting bagi hidup masyarakat yang harus selalu dijaga kebersihannya. Hal ini patut kita contoh karena gerakan ini bergerak secara sukarela dan tidak terikat dengan pihak manapun. Kita juga bisa kok ikut bersama-sama menjaga sungai. Selain dengan tidak membuang sampai sembarangan (terlebih di sungai), kita juga bisa ikut memungut sampah bersama GMS3KM yang setiap sorenya berkumpul di pangkalan mereka di jalan Muso Salim. Yuk ikutan! Gak ada salahnya kan?

  1. Bersenang-Senang di Tepian

Tenggarong aja bisa, masa Samarinda gak sih?

TEPIAN adalah slogan dari Kota Samarinda yang merupakan kepanjangan dari Teduh, Rapi, Aman dan Nyaman. Tidak peduli apakah kamu bekerja di pemerintahan atau berwiraswasta, perempuan atau pria, dan tua ataupun muda, sudah sepantasnya jika kita bersama-sama berusaha untuk membuat Samarinda menjadi kota yang benar-benar teduh, rapi aman dan nyaman, dengan cara kita masing-masing. Kita tidak tahu apakah di tahun-tahun mendatang, Samarinda akan berubah menjadi kota yang lebih baik atau kota yang lebih buruk. Untuk menjawabnya, ya, sebenarnya ada di diri kita semua, sebagai orang-orang yang hidup di sini.

Sebenarnya, masih banyak hal-hal selain lima poin di atas yang bisa mengubah Samarinda untuk bisa jauh lebih baik. Kamu punya jawabanya? Yuk tulis di kolom komentar!

[]

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
The following two tabs change content below.
Annisa Maharani

Annisa Maharani

Writer at Undas.Co
as known as none.

Comments

comments