eight + 3 =

eight − one =

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Ambil satu jam dalam hidupmu yang penuh kesibukan untuk memandangi langit. Letakan gawaimu dan tutup diri dari serangan notifikasi dan rasa takut ketinggalan. Lalu, Perhatikan langit di kotamu yang selama ini menaungimu. Langit, seharusnya terlihat sama dimanapun, Saat cuaca cerah, Lapang dan biru dengan variasi Altokumulus.

Cuaca mendung, birunya kelabu seakan siap menangis bagai anak kecil yang dinakali temannya. Saat Senja, Syahdu. dan Saat Malam, Gelap. Langit adalah hal universal yang bisa diamati siapapun. Bagi saya yang sudah hidup selama kurang lebih 21 tahun di kota Samarinda, Langit di Samarinda memiliki karakter dan ciri khas. saya tak bisa menjelaskannya dengan cukup baik. Saya tak cukup pandai untuk menjabarkan seperti apa indahnya Langit di Samarinda. Dan Langit di Samarinda bukan milik saya. Maklum, Saya bukan putra daerah, Saya lahir di tanah Parahyangan Bandung. Di tempat yang konon langitnya jauh lebih indah itu, saya tak merasakan apa-apa. Langit di kota itu indah namun tak berkarakter. Langit di Samarinda indah, namun belum cukup dikenali.

Langit Samarinda ini bisa kamu lihat sambil menyusuri sungai mahakam dengan kapal

Kenapa saya menulis mengenai langit padahal biasanya dalam editorial UNDAS.CO saya lebih banyak membahas soal kondisi teraktual di dalam tim, atau perkembangan Situs Andalan Samarinda ini, atau proyek-proyek yang akan kami kerjakan. Jujur saya jengah harus menempatkan diri menjadi CEO setiap saat. Sesekali saya juga ingin memandangi langit. izinkan saya untuk berebah di tanah lapang dan hanya memandangi langit selama berjam-jam. Langit tidak akan mengkhianatimu, tidak akan menjanjikanmu harapan palsu, atau terus menerus secara konsisten membuatmu kecewa. Langit tidak memihak siapa-siapa, ia netral dan tidak punya kepentingan. Andaikan kita bisa lebih seperti langit

Sudah memperhatikan Langit di Samarinda? apa bedanya dengan langit di kota lain? apa yang membuatnya lebih indah dibandingkan langit di tempat lain? Kenapa Langit di Samarinda tidak bisa menjadi objek wisata? bukan, bukan berwisata ke langitnya, tapi wisata memandangi langit. bukankah wisata itu dapat kita lakukan tanpa harus mengeluarkan modal besar untuk sarana dan prasarana? Siapkah kalian memperkenalkan langit Samarinda kepada dunia? Akh… Mata saya berkunang-kunang karena terlalu lama memandangi langit.

[]

 

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
The following two tabs change content below.
Rhesa Arisy

Rhesa Arisy

CEO at Undas.Co
Pada suatu hari Rhesa Arisy membaca buku biografi Steve Jobs dan mendapati fakta bahwa orang itu adalah pecundang yang kuliahnya tidak selesai, namun berhasil membangun sebuah perusahaan yang sangat sukses bernama Apple. Terinpirasi fakta tersebut Rhesa Arisy pun memberanikan diri untuk berhenti kuliah di semester 13. Apakah lantas ia bisa menjadi sesukses Steve Jobs? Nope. Not at all. Ia cuma bisa jualan produk Apple dan jadi penulis kontributor di Situs humor terbesar di Indonesia. But Now Rhesa Arisy trying harder to be a Succesful College Dropout like Steve Jobs, dengan menjadi founder dan leader dari sebuah startup company yang punya kepedulian terhadap kemajuan kotanya yang konon diisi orang-orang terkeren di kota tersebut. Undas!

Comments

comments