18 + 9 =

15 + nineteen =

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Yang namanya anak muda seharusnya tidak kehabisan ide untuk berkegiatan dan menghasilkan. Termasuk ide bikin usaha untuk menopang kemampuan finansial masa depan. Sebut aja startup atau usaha rintisan yang masih hangat dibicarakan khususnya untuk muda mudi Samarinda. Gak salah, panitia ITFEST Politeknik Negeri Samarinda kemarin menyelenggarakan talk show bertajuk Mari Berbisnis dan Berkarya dengan Startup.

Mendatangkan langsung para praktisi startup lokal, acara ini berhasil memberikan wawasan juga semangat untuk kurang lebih 60 peserta yang hadir. Para pembicara dalam talk show ini di antaranya Bagus Nugraha pendiri Samarinda Startup Community (SASCOM), Rhesa Arisy CEO UNDAS.CO, dan Hariansyah CEO Pesan Bungkus.

Event ini dibatasi dengan pembahasan tentang startup digital. Dengan mudahnya akses internet dewasa ini, semua orang mudah juga mempromosikan usahanya di internet. Startup digital jadi ranah yang memberikan kesempatan emas bagi siapa aja yang tertarik terjun ke dalamnya. Tapi, dalam perbincangan dengan para pembicara, juga dibutuhkan kesabaran yang tinggi untuk mengembangkan bisnis startup ini.

Acara sempat mandek karena hujan. Itu juga berdampak dengan durasi pemaparan masing-masing pembicara. Acara dimulai pukul 9. ITFEST ini merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Informasi Polnes. Yang jadi moderator talk show ini adalah Desriansyah. Ia mempersilakan Bagus Nugraha sebagai pembicara pertama untuk berbagi soal apa itu startup dan bagaimana cara membangunnya.

Founder SASCOM, Bagus Nugraha

“Buka angkringan itu juga bisa disebut startup. Tapi kita akan bahasa soal startup digital. Yang harus diperhatikan dari bakal startup digital kamu adalah model bisnis, teknologi informasi, dan percepatan bisnisnya.” Ungkap Bagus.

Sebagai pelengkap, motivasi mendirikan startup diberikan oleh pembicara kedua yaitu Rhesa Arisy. Ia menceritakan awal dirintisnya Undas.co dengan hanya biaya 300 ribu rupiah. “Belum ada media yang menjadi wadah informasi tentang segala kegiatan kreatif anak muda Samarinda, oleh karena itu Undas.co ada,” terangnya.

Yang menarik dari penyampainnya, Rhesa juga meminta peserta untuk memfollow akun Instagram @undasdotco dan akan memfollow balik peserta untuk dipantau soal niat mereka mendirikan startup. “Jadi kalian ke sini gak sekadar datang, tapi ada hal yang akan kalian lakukan,” katanya.

CEO PesanBungkus, Hariansyah

Pembicara pamungkas hari itu adalah Hariansyah atau yang kerap disapa Anca, pendiri dari aplikasi Pesan Bungkus. Lewat event ini ia mengenalkan aplikasi Pesan Bungkus dan memberikan pemahaman tentang startup yang sudah dibangunnya itu. “Sekarang dalam satu gadget, satu aplikasi, kita bisa ngapain aja. Kenapa gak kita buat aplikasi yang seperti itu. Pesan Bungkus juga tempat buat siapa aja yang ingin menciptakan peluang atau menjajakan usahanya,” jelas Anca.

Ditutup dengan tampilan akustik oleh mahasiswa Polnes. Acara itu banyak memberikan inspirasi kepada peserta baik saat talk show juga saat sesi tanya jawab. Mengutip perkataan Bagus Nugraha, “Apakah kamu ingin punya bisnis? Ingin mengharumkan nama Samarinda?” now is the time!

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
The following two tabs change content below.
Ratna Dewi Luwita

Ratna Dewi Luwita

Staf penulis @undasdotco. Penyuka warna kuning dan sering menghabiskan waktu di siang hari memikirkan tahu goreng isi sayur.

Comments

comments