2 × 5 =

15 − 4 =

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Sekitar 700 penonton memenuhi venue D’Orange Café di Jalan M. Yamin, Kamis (4/5) lalu. Mereka yang mayoritas merupakan 4.20 Society, sebutan fans dari grup musik Fourtwnty antusias menunggu penampilan band indie asal Pekanbaru tersebut. Fourtwnty menjadi talent kedua setelah Danila dalam event Senja di Selasar yang diinisiasi d’Orange Experience dan Idea Visual.

Tak salah mengundang Fourtwnty ke Samarinda. Band ini sedang merasuki hati muda-mudi Indonesia. Semangat penonton terlihat saat sang MC Naldy Ervanda menyapa mereka. Seolah tak sabar melihat aksi band dengan tiga personel utama itu. Tapi sebelumnya, Naldy langsung mempersilakan Rio Satrio sebagai aksi pembuka Senja di Selasar with Fourtwnty.

Opening Act Rio Satrio

Rio Satrio, solois asal Samarinda membawakan lima track miliknya yaitu, Stay at Home, Si Kuning, Bulandari, Nyanyian Hujan, dan Cerita Daun dan Bumi. Selain itu, sisi kiri dan kanan panggung menyuguhkan live painting oleh komunitas-komunitas gambar seperti WS Crew, Samarinda Doodle Art, Kamar Kreatif Samarinda. juga tak ketinggalan, showcase motor dari komunitas Streetcub Mahakam.

Sesaat setelah Rio selesai dengan penampilannya, penonton hening berkonsentrasi menunggu tiap-tiap member dari Fourtwnty. Hingga puncak keriuhan penonton meributi venue saat sang vokalis Ari Lesmana keluar mengenakan kaos kuning dan bawahan dengan corak etnik, seperti khasnya tiap tampil. Tak begitu lama, masing-masing personel mulai memainkan music masing-masing dan tembang Aku Bukan Binatang jadi pembuka penampilan mereka pada malam itu.

 

Fourtwnty yang terkenal dengan genre folk yang sarat akan lirik soal kehidupan sehari-hari dan melodi yang santai. Meski begitu penampilan Ari yang selalu ekspresif menjadi daya tarik yang selalu ditunggu-tunggu. Penonton juga melihat gaya mereka yaitu minum dengan gelas kuno saat manggung.

Total lagu yang dibawakan Fourtwnty malam itu adalah sebanyak sembilan lagu. Dua di antaranya adalah lagu Desember milik Efek Rumah Kaca dan Indonesia Pusaka, salah satu lagu nasional Indonesia. Penonton seakan memiliki baterai yang penuh saat menikmati aksi lima personel Fourtwnty. Tak ketinggalan saat lagu Zona Nyaman, Ari mengajak penonton untuk bersuara “Segan”.

Ari mengenalkan empat personel mereka malam itu. Di antaranya adalah Primanda Ridho pemain drum pad,  pemain bas, Nuwi pemain gitar, Andri Armand sebagai additional gitaris. Track lain yang dibawakan adalah Argumentasi Dimensi, Hitam Putih, Aku Tenang,  Diam-Diam Ku Bawa Satu.

Penampilan mereka ditutup dengan lagu Fana Merah Jambu. Hampir semua lagu yang mereka bawakan berkesan. Tapi Zona Nyaman yang juga merupakan lagu terbaru mereka jadi yang paling menarik hati penonton. Terkhusus lirik “Kita ini insan bukan seekor sapi..”. Benar sekali, Fourtwnty dengan suguhan musiknya sudah membuat penonton berada di zona nyaman.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
The following two tabs change content below.
Ratna Dewi Luwita

Ratna Dewi Luwita

Staf penulis @undasdotco. Penyuka warna kuning dan sering menghabiskan waktu di siang hari memikirkan tahu goreng isi sayur.

Comments

comments